11 Keutamaan yang bisa Anda raih jika memiliki anak perempuan

keutamaan anak perempuan

Sumber gambar : muslimsandtheworld.com

Anda memiliki anak perempuan ?

Jika iya maka silahkan membaca ulasan saya ini sampai selesai. Karena disini saya menulis cukup lengkap potensi keuntungan yang bisa Anda dapatkan ketika memiliki anak perempuan.

Harapan setelah memahami keutamaan yang luar biasa ini adalah,…

kita sebagai orang tua bisa lebih sabar lagi, dan lebih telaten dalam mengasuh anak-anak perempuan kita. Karena dibalik capeknya kita, dan di balik perasaan nggak karuan kita dalam mengasuh anak-anak itu,… terdapat janji pahala dan keutamaan-keutamaan yang sangat istimewa.

O ya, ngomong2 saat ini saya juga diberi amanah dengan 3 anak perempuan.  Usia yang paling tua diantara mereka belum genap 3 tahun. Jadi semuanya masih itu batita ^^.

Baik bapak ibu sekalian, saya kelompokkan keutamaan2 ini dalam dua bagian,

Bagian Pertama, Keutamaan yang sifatnya langsung disampaikan oleh Allah dan Rasul Nya Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam. Langsung dari langit.

Bagian Kedua, Keutamaan yang sifatnya,… ya seperti itulah fitrah atau naluri seorang perempuan. Kelebihan yang didasarkan pada kebiasaan sehari2 atau pada umumnya sifat anak perempuan. Mudah2an bisa ditangkap ya maksud saya, he…

Masuk ke Bagian Pertama,

Keutamaan memiliki anak perempuan berdasar kabar dari Allah dan Rasul Nya

  1. Anak perempuan sebagai pelindung orang taunya dari Api Neraka

« مَنِ ابْتُلِىَ مِنَ الْبَنَاتِ بِشَىْءٍ فَأَحْسَنَ إِلَيْهِنَّ كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنَ النَّارِ »

“Barangsiapa yang diuji dengan anak-anak perempuan, kemudian dia berbuat baik kepada mereka, maka anak-anak perempuan tersebut akan menjadi penghalang dari siksa api neraka” (Hadits Shahih. Riwayat Muslim)

 

 « مَنْ كَانَ لَهُ ثَلاَثُ بَنَاتٍ وَصَبَرَ عَلَيْهِنَّ وَكَسَاهُنَّ مِنْ جِدَتِهِ كُنَّ لَهُ حِجَابًا مِنَ النَّارِ »

“Siapa yang memiliki 3 anak perempuan, lalu dia bersabar, memberinya makan dan minum, dan pakaian dari hasil usahanya, maka semuanya akan menjadi pelindungnya pada hari kiamat”. (Hadits Shahih. Riwayat Bukhari)

Ya,..inilah diantara keutamaan itu. yaitu jaminan dari Allah Subhanahu Wa Ta’aala, bahwa kita sebagai orang tuanya berpotensi terlindungi dari siksa api neraka.

Tentunya dengan syarat2 yang harus kita dipenuhi,

Pertama, harus sabar karena anak perempuan adalah ujian bagi orang tuanya. tidak mengeluh dan tidak keluar kata-kata dari mulut kita kecuali yang baik2. apalagi kalau sampai mengumpat anak sendiri >.<

Saya sering mengatakan bahwa anak kecil itu tidak bisa disalahkan, separah apapun keadaanya.  yang harus disalahkan adalah orang tuanya atau orang-orang disekitarnya.

Kedua, berbuat baik padanya. Ini bermakna umum…dan yang paling penting adalah membekali mereka dengan bekal agama yang baik.

Menurut Imam Nawawi Rahimahullah, salah satu Ulama’ dengan madzhab Asy-Syafi’I,

Anak perempuan disebut sebgai ibtilaa’ (ujian) karena umumnya manusia tidak menyukai mereka”.

Ini senada dengan Firman Allah ta’ala,

“Dan apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, hitamlah (merah padamlah) mukanya, dan dia sangat marah , Ia menyembunyikan dirinya dari orang banyak, disebabkan buruknya berita yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan menanggung kehinaan ataukah akan menguburkannya ke dalam tanah (hidup-hidup) ? Ketahuilah, alangkah buruknya apa yang mereka tetapkan itu “ (An Nahl:58)

Jadi seperti yang mungkin bapak ibu ketahui. kalau pada zaman jahiliyah dulu, melahirkan anak perempuan itu adalah aib bagi mereka.

Ntah apa yang mereka pikirkan saat itu ya. Mereka merasa hina. merasa bahwa anak tidak akan bisa membuat bangga orang tuanya dikemudian hari lah, pembawa sial lah dsb.

Maka tidak heran jika mereka lebih rela mengubur anak2 perempuan mereka hidup2, dibanding harus menanggung kehinaan seumur hidup. parah ya.. demi ego nggak jelas orang tega membunuh anak sendiri.

Ya itulah jaman jahiliyah. Jaman kebodohan. orang bilang jaman kegelapan…

Dan parahnya lagi jika karakter jahiliyahnya orang-orang itu menurun pada orang-orang hari ini.

Ada orang yang istrinya mengandung kemudian melahirkan anak perempuan, orang itu spontan mengatakan, “Yahh perempuan lagi…” “Aduh koq perempuan ya…”  dan terlihat raut kecewa saat mengatakan itu.

Atau dengan nada2 semisal yang sebenarnya kita fahami itu adalah bentuk ketidaksukaan atas lahirnya anak perempuan. meski dengan kalimat sederhana. karena sesederhana apapun, itu merupakan bentuk kekecewaan atas pemberian Allah ta’ala. nggak ada rasa syukurnya orang2 spt itu …

Karena itulah kemudian Rasulullah menjanjikan bahwa siapa saja yang diberi anak perempuan, kemudian bersabar atasnya, maka anak-anak perempuan itu kelak menjadi pelindungnya dari api neraka.

Dan inilah kabar baik bagi Anda karena Anda memiliki anak perempuan. itu berarti Allah telah bukakan kepada Anda satu pintu dari pintu-pintu kebaikan, pintu yang menjadi penghalang Anda dari siksa api neraka.

  1. Dibersamai Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam di Syurga

مَنْ عَالَ جَارِيَتَيْنِ حَتَّى تَبْلُغَا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَنَا وَهُوَ وَضَمَّ أَصَابِعَهُ

“Siapa yang mengayomi dua anak perempuan hingga baligh, maka pada hari kiamat antara saya dan dia seperti ini. beliau menggabungkan jari jarinya”. (HR Muslim).

Dalam Syarah Shahih muslim. Imam An Nawawi rahimahullah menjelaskan, “Yang dimaksud (عَالَ / Mengayomi) adalah menunaikan hak-hak dengan menafkahi dan mendidik mereka serta memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang lainnya”.

Termasuk mendidik adalah menyuruh anak-anak perempuan kita mengerjakan kewajiban-kewajiban agama, semisal sholat, baca qur’an dsb. Juga melarang mereka dari perilaku-perilaku buruk yang dilarang agama.

Sebenarnya sudah otomatis ya. itu fitrah. ya kan umumnya orang kalau punya anak itu ya harus diurus, dinafkahi dan dididik dengan sebaik2nya. Hanya orang yang tidak bertanggung jawab saja yang tidak mempedulikan anak-anaknya.

Namun yang istimewa disini kalau dalam menunaikan kewajiban kita sebagai orang tua itu diniatkan karena ibadah, dan diniatkan karena ingin memperoleh keutamaan diatas…

… maka Allah dan Rasul Nya tidak akan menyalahi Janji Nya. Anda sebagai orang tua berpeluang akan dekat dengan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam pada hari kiamat. sedekat jari telunjuk dan jari tengah.

 

  1. Jalan Masuk Surga,

“Siapa yang memiliki anak perempuan, dia tidak membunuhnya dengan dikubur hidup hidup, tidak menghinanya, dan tidak lebih mengutamakan anak laki laki, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga”. (HR Abu Daud).

“Tidaklah seorang muslim yang memiliki dua anak perempuan yang telah dewasa lalu dia berbuat baik pada keduanya kecuali akan dimasukkan ke surga”. (Shahih Al Adabil Mufrad).

Tidak jauh beda ya dengan hadits2 sebelumnya,

Namun poinnya disini adalah, jika Anda  memiliki anak laki-laki dan perempuan sekaligus… maka tidak diperbolehkan membanding2kan mereka, lebih respek kepada yang anak laki2 misalnya..dibanding dengan yg perempuan. disini ditekankan untuk berbuat adil terhadap semua anak-anak kita.

Kalau soal mengubur hidup2 saya kira anda bukan termasuk ya… ^^

Yang pasti pintu masuk syurga melalui anak perempuan Anda sangat terbuka lebar. Maka jangan sampai kita sia-siakan peluang langka ini.

Karena bisa jadi saat ini Anda kesulitan masuk syurga lewat pintu sholat malam, atau lewat puasa-puasa sunnah, atau juga dengan banyak bersedekah… karena tidak mampu. Tapi disini Allah beri Anda pintu lain, yaitu dengan dititipkan kepada Anda anak perempuan yang lucu2 dan menggemaskan,..he

jadi banyak-banyaklah bersyukur kepada Allah ta’ala.

Dan bahkan karena kebaikan dan saking tulusnya membesarkan anak perempuannya, salah satu sahabat wanita Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam berikut langsung ditetapkan akan masuk syurga dan terhindar dari api neraka.

Simak kisahnya dalam hadits ini,

جَاءَتْنِى مِسْكِينَةٌ تَحْمِلُ ابْنَتَيْنِ لَهَا فَأَطْعَمْتُهَا ثَلاَثَ تَمَرَاتٍ فَأَعْطَتْ كُلَّ وَاحِدَةٍ مِنْهُمَا تَمْرَةً وَرَفَعَتْ إِلَى فِيهَا تَمْرَةً لِتَأْكُلَهَا فَاسْتَطْعَمَتْهَا ابْنَتَاهَا فَشَقَّتِ التَّمْرَةَ الَّتِى كَانَتْ تُرِيدُ أَنْ تَأْكُلَهَا بَيْنَهُمَا فَأَعْجَبَنِى شَأْنُهَا فَذَكَرْتُ الَّذِى صَنَعَتْ لِرَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ « إِنَّ اللَّهَ قَدْ أَوْجَبَ لَهَا بِهَا الْجَنَّةَ أَوْ أَعْتَقَهَا بِهَا مِنَ النَّارِ

“Seorang wanita miskin datang kepadaku dengan membawa dua anak perempuannya, lalu  aku memberinya tiga buah kurma. Kemudian dia memberi untuk anaknya masing-masing satu buah kurma, dan satu kurma hendak dia masukkan ke mulutnya untuk dimakan sendiri. Namun kedua anaknya meminta kurma tersebut. Maka si ibu pun membagi dua kurma yang semula hendak dia makan untuk diberikan kepada kedua anaknya. Peristiwa itu membuatku takjub sehingga aku ceritakan perbuatan wanita tadi kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, : “Sesungguhnya Allah telah menetapkan baginya surga dan membebaskannya dari neraka” (Hadits Shahih. Riwayat Muslim)

 

Oke sekarang kita masuk di Bagian Kedua

Keutamaan memiliki anak perempuan berdasar fitrah anak perempuan itu sendiri

  1. Menumbuhkan kebahagiaan dalam sebuah keluarga,

Ini sebenarnya baik anak laki-laki maupun perempuan, dengan hadirnya mereka di dunia ini maka sebuah keluarga itu pasti jadi lebih lengkap. bahagiaa…

Saya pribadi karena semua anak saya perempuan….saya gembira, terhibur dan senang dengan tingkah lakunya yang lucu2, menggemaskan.

Ada yang bisa diajak bercanda tawa. Kemudian saat kita pergi ada yang merindukan. disaat pulang ada yang menunggu dirumah minta jatah oleh-oleh jajan… ^^

Biasa kalau saya mau pergi, sebelum benar2 keluar rumah… sengaja nunggu anak2 yang biasanya bertanya, “Abi lak kemana ?”  (biasanya ketika mulai memakai jaket) atau “Abi mau beli apa ?” (ini karena setiap pulang biasa saya bawa jajanan, he..

Setiap orang mengekspresikan rasa bahagianya berbeda2.

Contoh saja Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam dan sahabat2nya,.

Aku pun melihat Abu Bakar mencium pipi putrinya sambil berkata, bagaimana keadaanmu putriku?”. (HR Bukhari).

Sulit diungkapkan lah ya betapa bahagianya sebuah keluarga dengan banyaknya anak-anak di keluarga tersebut.

Makanya ada do’a khusus pula terkait hal ini,

“Allahumma Yaa Allah jadikanlah anak-anak keturunanku sebagai penyejuk mata bagi kami”

 

Bersambung In Sya Allah …

Tinggalkan Balasan

Email Anda tidak akan di publikasikan. Bidang yang ditandai * harus diisi

Dapatkan Konten terbaik seputar keluarga dan mendidik anak perempuan langsung melalui Email

Kami juga rutin bagi-bagi hadiah kepada member terpilih setiap bulannya
Nama Depan
Alamat Email
Email Anda In Sya Allah aman bersama kami. Kami sangat menghargai privasi orang lain