3 keistimewaan jika Anda memiliki anak perempuan …

3 keistimewaan jika Anda memiliki anak perempuan …

Bapak ibu sekalian, saya pribadi … dititipi amanah dua anak perempuan yang lahir di jam dan hari yang sama.

Bukan, bukan kembar koq. – lihat foto di postingan ini,  Hanya saja memang lahirnya bareng.

tapi muka dan sifatnya berbeda juauh, he…

kesamaanya itu hanya di dua hal. dua-duanya perempuan dan dua-duanya punya uyeng-uyengnya dengan jumlah dua.

Oke bapak ibu..

Sesuai dengan judul diatas, disini saya hanya akan mengingat untuk diri saya pribadi dan siapapun pembaca blog ini yang memiliki anak perempuan..

Bahwa kita rugi… sangat-sangat rugi. yaitu ketika anak kita adalah perempuan namun itu tidak membuat kita selamat dari api neraka dan kemudian di masukkan ke dalam syurga.

Selamat dari neraka dan masuk ke dalam syurga. Ini adalah makna sukses yang sebenarnya (Ali Imran : 185)

Kenapa demikian bapak ibu.. ? karena begitu banyak hadits dari Nabi Shalallahu ‘Alayhi Wa Sallam yang menjanjikan keistimewaan-keistimewaan yang bisa diraih oleh orang tua yang memiliki anak perempuan. dan Anda memiliki peluang itu …

Disini saya sebutkan tiga keistimewaan diantaranya.

Pertama. Dekat dengan Rasulullah Shalallahu ‘Alayhi Wa Sallam pada hari kiamat.

Rasulullah Shalallahu ‘Alayhi Wa Sallam bersabda :

مَنْ عَالَ جَارِيَتَيْنِ حَتَّى تَبْلُغَا جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَنَا وَهُوَ وَضَمَّ أَصَابِعَهُ

Barangsiapa yang mengayomi dua anak perempuan hingga dewasa maka ia akan datang pada hari kiamat bersamaku (Anas bin Malik berkata : Nabi menggabungkan jari-jari jemari beliau). (HR Muslim )

Makna dari kalimat “Mengayomi” adalah sebagaimana yang dikatakan oleh Imam An Nawawi rahimahullah

“Yang dimaksud (  عَال/ Mengayomi ) adalah menunaikan hak-hak dengan menafkahi dan mendidik mereka serta memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang lainnya”.

Nah pertanyaanya sekarang… berapa banyak orang tua yang justru mengabaikan hak seorang anak? Terutama anak perempuan ?

Bahkan yang miris itu ketika Allah memilihkan baginya anak perempuan, namun dia tidak ridho, tidak terima dengan ketentuan Allah ini.  Mereka mengungkapkan (meski tidak mengucapkan)

“Saya inginnya anak laki-laki, eh yang lahir perempuan”

Atau kejadian nyata yang saya tau, ketika anaknya lahir dan ternyata berkelamin perempuan…. Dia ini spontan ngucapkan, “yaaah perempuan lagi !”

Betapa tidak bersyukurnya dia, dan betapa ngerasa tidak bersalahnya dia dengan Allah yang Maha Memberi.

Tidak mau bersyukur disaat banyak pasangan yang sudah lama menikah dan mendambakan seorang anak,.. namun hingga saat ini belum juga dikasih.

Nah ini yang pertama. Dan intinya adalah jika bapak-ibu sekalian mengasuh anak dengan baik, tidak menelantarkan mereka, menunaikan hak-hak seorang anak,..kemudian dengan sabar mendidik mereka, maka Allah berjanji, melalui lisan Rasul Nya, bahwa kelak Rasulullah akan membersamai Anda di hari-hari yang penuh dengan kesulitan, yaitu hari kiamat.

Rugi jika keistimewaan ini tidak kita dapatkan, padahal kita dikaruniai anak perempuan.

 

Kedua, Penghalang bagi orang tuanya dari ngerinya api neraka

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda :

مَنِ ابْتُلِىَ مِنَ الْبَنَاتِ بِشَىْءٍ فَأَحْسَنَ إِلَيْهِنَّ كُنَّ لَهُ سِتْرًا مِنَ النَّارِ

 “Barangsiapa yang diuji dengan anak-anak perempuan, kemudian dia berbuat baik kepada mereka, maka anak-anak perempuan tersebut akan menjadi penghalang dari siksa api neraka” (H.R Muslim)

Bapak-ibu bisa perhatikan Kalimat yang ini …

-“yang diuji dengan anak-anak perempuan”-

Ini sifatnya umum ya, bisa jadi orang tua kandung maupun orang tua angkat…atau siapapun yang saat ini diberi amanah untuk membesarkan seorang anak perempuan.

Juga kenapa menggunakan kata “diuji” , ya karena seperti yang kita tau bahwa tidak semua orang tua ikhlas, ridha dan nerima anak yang lahir itu perempuan. Banyak yang saat ini pun memandang sebelah mata seorang anak perempuan.

Karakter manusia jaman jahiliyah tempo dulu itu ternyata tetap ada hingga saat ini.

Plus… dengan anak perempuan itu kita juga diuji, bagaimana kita seharusnya mendidik dengan baik agar kelak menjadi wanita yang sholehah dan tidak menjadi sumber fitnah dimana-mana. nebar aurot kesana kemari.

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ

Aku tidak meninggalkan satu fitnah pun yang lebih membahayakan para lelaki selain fitnah wanita.” (HR. Bukhari dan  Muslim)

Maka ini tantangan dan ujian bagi orang tua. Bagaimana kita harus berupaya agar anak-anak perempuan kita terdidik dengan baik dan benar.

Kalimat selanjutnya adalah …

“… kemudian dia berbuat baik kepada mereka…”

Ya mengasuh, membesarkan dan mendidik mereka. memenuhi hak-hak mereka dan sabar. karena dengan kita bersabar, telaten dan tidak mudah mengeluh pada saat menjalaninya ….. maka anak-anak perempuan itu kelak akan menjadi penghalang kita dari api neraka di akhirat kelak.

Jujur…ini tidak mudah menjalaninya.

Namun juga RUGI BESAR… ketika kita justru malah mengabaikan dan menelantarkan anak-anak perempuan kita.

 

Ketiga, kita berhak mendapat jaminan akan dimasukkan ke dalam syurga

Dalilnya,..

Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda (artinya):

Barangsiapa yang memiliki tiga anak perempuan, ia mengasuh mereka (dalam rumahnya), mencukupi mereka, dan menyayangi mereka maka tentu telah wajib baginya surga”.

Maka ada salah seorang dari kaum berkata, “Kalau dua anak perempuan Ya Rasulullah?”.

Nabi berkata, “Dua anak perempuan juga” (HR. Ahmad, Shahih)

Dalam riwayat lain ada tambahan,

“Sampai-sampai kami menyangka kalau ada orang yang berkata, “Kalau satu anak perempuan?”,

maka tentu Nabi akan menjawab (artinya), “Satu anak perempuan juga”. [Hadits Hasan].

Dari Uqbah bin ‘Amir dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda  (artinya)

Barangsiapa memiliki tiga anak perempuan, lalu ia bersabar terhadap mereka, ia beri makan mereka, ia beri minum mereka dan ia beri pakaian kepada mereka dari kecukupannya,, niscaya mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka pada hari kiamat”.  [HR Ibnu Maajah]

 

Itulah bapak ibu sekalian, beberapa kalimat yang disampaikan oleh Rasulullah Shalallahu ‘Alayhi Wa Sallam.

Bagi saya ini merupakan motivasi sekaligus sebagai penghibur. dan saya harap para pembaca pun juga begitu, terutama buat ibu-ibu ini ya, yang saya yakin repot dan lelahnya ngurusi anak itu sering melebihi batas maksimal, Dan jika emosi dah memuncak….(tau lah apa yang akan terjadi, he..)

Sabar… Sabar…

PROSES mengasuh dan membesarkan anak itu kegunaanya bukan untuk masa depan anak saja. Tapi untuk masa depan kita juga di kemudian hari. Terutama di negeri akhirat.

Saya pertebal kata PROSES, sebab kita ini dinilai karena menjalani proses, bukan dinilai karena hasil yang kitadapat.

Nah sekian bapak ibu, mudah-mudahan bermanfaat..

Dan silahkan,.. jika ada saran, kritik dan juga pendapat positif, Anda bisa menuangkannya di kolom komentar di bawah ini. Jangan ragu-ragu ya ^^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *